MicrosoftSQL Server adalah program Sistem Manajemen Dasis Data Relasional. Susunan dari Microsoft SQL Server dibagi menjadi tiga komponen. SQL OS yang melakukan layanan utama pada SQL Server, misalnya mengatur aktifitas, pengaturan memori, dan pengaturan Input/Output; Relational Engine yang bekerja sebagai penghubung komponen MacamMacam Topologi Jaringan Komputer Beserta Gambarnya. Berikut ini adalah penjelasan macam-macam topologi jaringan komputer beserta gambarnya, serta penjelasan kelebihan dan kekurangannya: 1. Topologi Ring. Jenis konektor yang digunakan adalah BNC, Terminator, dan TBNC. macammacam Topologi beserta kelebihan dan kekurangannya Thursday, April 25, 2019 Macam-Macam Topologi Jaringan Komputer Beserta Gambarnya. A. Topologi Ring. Topologi ini umumnya hanya memakai satu kabel utama sebagai konektor masing-masing titik sambungan pada setiap komputer. Fast Money. 0% found this document useful 0 votes176 views8 pagesOriginal TitleJENIS DAN MACAM KONEKTOR PADA JARINGAN KOMPUTERCopyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes176 views8 pagesJenis Dan Macam Konektor Pada Jaringan KomputerOriginal TitleJENIS DAN MACAM KONEKTOR PADA JARINGAN KOMPUTERJump to Page You are on page 1of 8 You're Reading a Free Preview Pages 5 to 7 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. Pengertian Konektor Beserta Fungsi dan Jenis-Jenis Konektor warungkomputer. Kali ini saya akan membahas mengenai pengertian konektor, fungsi dan jenis – jenis konektor pada jaringan komputer. Sebuah jaringan komputer memerlukan sebuah konektor untuk dapat saling terkoneksi antara satu komputer dengan komputer lainnya dalam satu jaringan maupun berbeda jaringan. Pengertian Konektor Beserta Fungsi dan Jenis-Jenis Konektor Pengertian Konektor Konektor adalah alat yang dapat menguhubungkan perangkat-perangkat jaringan ke kabel fiber optik sehingga transmisi data dapat berjalan dengan adanya konektor kabel-kabel jaringan tidak dapat terhubung dengan network adaptor atau NIC. Saat ini, banyak sekali jenis-jenis konektor dengan nama yang berbeda – beda dan untuk keperluan yang berbeda-beda juga. Selain konektor standar yang sering kita temui seperti konektor USB, Konektor BNC dan Konektor Koaksial, terdapat juga konektor yang dirancang khusus untuk dipasangkan di PCB untuk menghubungkan satu rangkaian PCB dengan rangkaian PCB lainnya. Fungsi Konektor Fungsi konektor ada untuk menjaga transmitter maupun receiver atau mengirim dan menerima sinyal informasi dengan baik tanpa ada gangguan dan masalah. Oleh karena itu, ketepatan koneksi dan jenis konektor yang diguanakan sangat berpengaruh pada data yang ditransmisikan. Ataupun secara singkatnya fungsi Konektor adalah sebagai penghubung antara perangkat satu dengan perangkat yang lainnya namun ada juga beberapa konektor yang memiliki fungsi yang berbeda. Jenis – Jenis Konektor Berikut jenis – jenis konektor, yaitu Konektor BNC BNC Bayonet Neill-Concelman Konektor yang sangat umum adalah jenis RF Konektor digunakan untuk terminating coaxial cable. Penggunaan konektor BNC Bayonet Neill-Concelman ini biasanya digunakan dalam kabel coaxial untuk televisi, radio, komputer pada topologi tertentu. Konektor BNC merupakan alternatif dari Konektor RCA komposit jika digunakan untuk video pada perangkat video komersial, walaupun banyak konsumen elektronik dengan perangkat RCA jacks dapat digunakan dengan BNC hanya peralatan komersial video melalui adaptor sederhana. Konektor BNC digunakan untuk koneksi sinyal seperti Analog dan digital interface serial sinyal video. Amatir radio antena. Penerbangan elektronik avionik . Peralatan uji. Konektor RJ Konektor RJ adalah standar fisik jaringan – baik konstruksi dan wiring jack pola untuk menghubungkan telekomunikasi data. Perangkat pendukung jaringan komputer ini berfungsi untuk menghubungkan, kabel UTP kedalam komputer melalui port RJ yang dihubungkan dalam NIC. Kabel konektor RJ ini banyak jenis tipenya, namun untuk jenis kabel yang standar dipake di daerah Amerika adalah tipe RJ11, RJ14, RJ45. Dan Setiap konektor harus disesuaikan dengan tipe NIC dan tipe kabelnya masing – masing. Konektor Pada Coaxial Berikut adalah macam-macam konektornya BNC RG59 Konektor BNC RG59 ini adalah Konektor yang digunakan sebagai penghubung antara kabel dengan perangkat CCTV baik monitor, DVR, maupun Camera. Konektor ini khusus dipergunakan untuk kabel CCTV jenis RG6. Konektor BNC RG59 ini adalah merupakan terminasi yang dianjurkan oleh para ahli dan juga banyak dipakai oleh pemilik rumah / bangunan dalam instalasi CCTVnya. Konektor BNC RG59 ini dihubungkan ke kabel coaxial dengan cara di-crimping. BNC to BNC Konektor BNC to BNC ini adalah Konektor yang digunakan untuk menyambung kabel dari BNC RG6 BNC RG6 yang akan dihubungkan ke Monitor, TV, dan DVR. Konektor BNC to BNC ini merupakan terminasi yang dianjurkan oleh para ahli dan juga banyak dipakai oleh pemilik rumah / bangunan dalam instalasi CCTVnya. BNC-RCA Konektor BNC – RCA ini adalah Konektor yang digunakan untuk merubah BNC menjadi RCA yang akan dihubungkan ke Monitor atau ke TV. Konektor BNC – RCA ini merupakan adalah terminasi yang dianjurkan oleh para ahli dan juga banyak dipakai oleh pemilik rumah / bangunan dalam instalasi CCTVnya. Konektor FC FC Fiber Connector , konektor jenis ini digunakan untuk kabel single mode dengan akurasi yang sangat tinggi dalam menghubungkan kabel dengan transmitter maupun receiver. Konektor ini menggunakan sistem drat ulir dengan posisi, sehingga jika dipasangkan dengan perangkat lain, akurasinya tidak akan mudah berubah. Selain itu kebel ini mempunya akurasi yang dangat tinggi jika di hubungkan dengan transmitter maupun reciever. Konektor SC SC Subsciber Connector , konektor ini digunakan untuk kabel single mode. Konektor inimenggunakan sistem cabut – pasang, dan juga mudah untuk di dapatkan karena konektor SC memang banyak tersedia di pasaran dan harganya juga mahal. Konektor ini tidak terlalu mahal, simpel, dan dapat diatur secara manual dan juga kecepatanpengiriman akurasinya baik bila dipasangkan ke perangkat lain. Konektor ST ST Straight Tip , konektor ini miri dengan konektor BNC yang bentuknya seperti bayonet berkunci. Konektor ST Sangat umum digunakan untuk kabel fiber yang single atau pun multi mode ataupun untuk kabel multi mode maupun single mode. Sangat mudah digunakan baik dipasang maupun dicabut. Konektor Biconic Jenis konektor ini adalah jenis konetor yang pertama kali muncl untuk konektorfiber optic, dan untuk penggunaan nya sangat jarang sekali sekarang. tetapi tetap masi ada yang masi menggunakan nya untuk menghubungkan perangkat yang ada di server-server dan data center dengan perangkat versi lama. Jenis Jenis Konektor Patch Cord Fiber Optic . Konektor D4 Konektor D4 ini hampir mirip dengan FC Fiber Connector hanya berbeda ukurannya saja. Perbedaannya sekitar 2 mm pada bagian ferrule- nya. Konektor SMA Konektor SMA ini merupakan pendahulu dari konektor ST Straight Tip yang sama – sama menggunakan penutup dan pelindung. Namun dengan perkembang ST konektor, maka konektor ST ini sudah tidak berkembang lagi penggunaannya. Konektor LC Dikembangkan oleh Lucent Technologies, konektor LC atau Lucent Connector, berukuran sekitar setengah ukuran konektor SC. Konektor LC digunakan untuk penyebaran dengan kepadatan tinggi dimana beberapa serat berhenti di dalam ruang tertutup. Konektor faktor bentuk kecil, konektor LC menggunakan ferrule dengan mekanisme tab penahan yang serupa dengan konektor telepon atau RJ-45. Sama seperti konektor SC, bodi konektor LC berbentuk persegi, dan dua konektor LC biasanya diikat bersamaan dengan klip plastik untuk membuat koneksi dupleks. Konektor LC dapat digunakan dengan kabel singlemode dan multimode. Pencocokan konektor LC memiliki insertion loss sebesar Konektor FDDI FDDI Fiber Distributed Data Interface adalah interface jaringan menggunakan kabel serat optic dengan kapasitas sampai 100Mbps, FDDI kebanyakan digunakan sebagai teknologi backbone kecepatan tinggi oleh karena dukungannya untuk penyediaan bandwidth yang lebih besar dari kabel tembaga biasa. Sumber Kabel jaringan merupakan salah satu jenis media transmisi pada jaringan komputer agar setiap komputer / perangkat di dalamnya dapat saling terhubung satu sama lain. Selain dengan kabel, ada media transmisi lain yang memungkinkan terjadinya transmisi data, yaitu wireless. Bila dibandingkan, media kabel memiliki kestabilan dan kecepatan yang lebih tinggi untuk transmisi data. Kali ini Dewaweb akan membahas jenis-jenis kabel jaringan pada komputer. Setidaknya, terdapat tiga jenis kabel pada jaringan komputer, yaitu Kabel koaksial Kabel twisted pair Kabel fiber optik Untuk mengetahui penjelasan masing-masing jenis kabel, baca selengkapnya di bawah ini! Baca Juga Jaringan Komputer Pengertian, Topologi, dan Jenisnya Ada berbagai tipe kabel jaringan sesuai dengan fungsi, kondisi, protokol dan kebutuhan topologi jaringan yang digunakan. Berikut pembahasannya 1. Kabel Koaksial Kabel koaksial adalah jenis kabel jaringan yang terdiri dari 2 penghantar. Salah satu penghantarnya berada di bagian tengah berupa kawat tembaga dan dikelilingi oleh lapisan isolator. Penghantar di lapisan atasnya berbahan metal yang berfungsi untuk melindungi gangguan dari luar. Kabel jenis koaksial terdiri dari beberapa bagian, di antaranya Isolator luar / jacket bagian pembungkus luar yang melindungi seluruh bagian kabel Pelindung / conducting shield serabut kabel terpilin bersilang sebagai pelindung untuk mengantisipasi frekuensi listrik yang tidak diinginkan Isolator dalam / insulating layer kulit pelapis kabel konduktor Konduktor inti kabel tunggal sebagai medium transmisi data Prinsip kerja kabel koaksial ialah menghantarkan arus / sinyal listrik dari sumber ke tujuan. Jenis kabel ini umumnya digunakan untuk jaringan dengan bandwith yang tinggi. Kini, kabel coaxial sudah banyak ditinggalkan karena port konektor BNC yang dipakai sudah jarang ditemukan. Instalasinya juga cukup sulit karena dibutuhkan keahlian khusus untuk membuat dan memasang konektor yang tidak semudah memasang konektor jenis kabel lain. Baca Juga Perbedaan Routing Statis dan Dinamis Panduan Lengkap Kelebihan Harga lebih murah dibanding jenis kabel lain Tidak mudah kehilangan sinyal Transmisi data lebih cepat Kekurangan Jangkauannya terbatas Instalasi konektor tergolong susah Membutuhkan tambahan repeater Biaya perawatan tinggi 2. Kabel Twisted Pair Selanjutnya ada jenis kabel twisted pair. Kabel twisted pair adalah jenis kabel jaringan yang terdiri dari beberapa kabel yang saling berpasangan. Jenis kabel ini memiliki jangkauan yang tidak lebih dari 100 meter. Kecepatannya bervariasi, mulai dari 10 Mbps hingga Mbps. Cara kerja kabel twisted pair sama seperti koaksial, yaitu dengan cara menghantarkan arus listrik. Baca Juga Pengertian dan Cara Kerja Firewall pada Jaringan Komputer Ada 3 jenis kabel twisted pair, berikut di antaranya 1. UTP Unshielded Twisted Pair Kabel twisted pair UTP terdiri dari 4 pasang kabel terpilin dan sesuai namanya, kabel UTP tidak memiliki pelindung di bagian dalam kabel. Hal ini menyebabkan jenis ini rentan terhadap radiasi medan magnet atau voltase yang tinggi. 2. FTP Foiled Twisted Pair FTP merupakan jenis kabel yang memiliki pelindung aluminum foil pada bagian luar untuk melindungi interferensi elektromagnetik dari sekeliling kabel. Baca Juga Cara Mudah Mengatasi Your Connection is Not Secure 3. STP Shielded Twisted Pair Jenis kabel STP twisted pair memiliki selubung pembungkus tembaga atau alumunium foil yang khusus dirancang untuk mengurangi gangguan elektromagnetik. Aluminium foil pada kabel STP membungkus setiap pasangan kabel tembaga. 3. Kabel Fiber Optik Selanjutnya ada jenis kabel fiber optik. Berbeda dengan kabel yang sebelumnya dibuat dari tembaga, fiber optik terbuat dari serat kaca. Kabel fiber optik adalah jenis kabel jaringan yang terbuat dari serat kaca / plastik yang sangat kecil berukuran 120 mikrometer. Fiber optik memiliki kemampuan mentransmisikan data lebih cepat dibanding jenis kabel lainnya. Baca Juga IP Address Pengertian dan Jenis-Jenis Alamat IP Komponen-komponen dari kabel fiber optik berupa Cable jacket Pembungkus luar kabel untuk melindungi seluruh bagian kabel. Strengthening fibers Pelindung fiber untuk menjaga kabel dari benturan. Coating Lapisan plastik yang berfungsi menjaga kabel dari tekukan. Cladding Lapisan tipis sebagai pembatas untuk memuat gelombang cahaya untuk ditransmisikan. Posisinya mengelilingi core dan memberikan indeks bias yang lebih rendah agar serat optik bekerja. Core/inti serat optik Sebagai medium utama transmisi data yang terbuat dari kaca/plastik Cara kerja kabel fiber optik adalah transmisi informasi ke jalur fiber dalam bentuk partikel cahaya atau foton. Fiber dan cladding memiliki indeks bias khusus yang memutarkan cahaya ke sudut tertentu. Lalu, data akan ditransmisikan secara cepat. Semakin murni bahan penyusun inti serat optik, maka cahaya yang diserap akan makin minim. Dengan begitu, cahaya yang dipantulkan akan semakin kuat. Ini akan membuat kinerja fiber optik semakin maksimal. Meski kabel fiber optik memiliki banyak keunggulan dibanding kedua kabel lainnya, namun tetap saja ada sisi kekurangannya. Berikut sisi kelebihan dan kekurangan kabel fiber optik Kelebihan Mampu mentransmisikan data dengan kecepatan tinggi Jumlah bandwith yang besar Jangkauan wilayah yang luas Tingkat keamanan saat bertransmisi data sangat tinggi, sebab sulit disadap oleh pihak luar karena tidak menghasilkan energi elektromagnetik. Baca Juga Kenali 5 Serangan Hacker pada Website Kekurangan Rentan mengalami gangguan noise apabila tertekuk Harga paling mahal dibanding 2 kabel jaringan lainnya Instalasi yang rumit dan mahal karena dibutuhkan penanganan dan peralatan khusus Harus diperbaiki oleh orang yang ahli jika mengalami gangguan Sudah Tahu Jenis Kabel Jaringan Komputer? Itu dia penjelasan mengenai jenis kabel yang digunakan pada jaringan komputer. Setidaknya ada tiga kabel jaringan yang umumnya digunakan, yaitu kabel koaksial, twisted pair, dan fiber optik. Dari ketiganya, jenis kabel fiber optik adalah yang paling cepat untuk mentransmisikan data. Namun, semua tipe kabel jaringan memiliki ciri, kelebihan, dan kekurangan masing-masing disesuaikan dengan fungsi dan kebutuhan topologinya. Semoga artikel ini dapat membantumu lebih mudah memahami kabel jaringan pada komputer. Semoga bermanfaat!

macam macam konektor beserta gambar